Pemprov Papua Butuh U$ 5 Miliar Beli Saham Freeport

Gubernur Papua Lukas Enembe.
JAYAPURA |  Pemerintah Provinsi Papua membutuhkan dana U$ 5 miliar untuk membeli saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 10%.

Gubernur Papua, Lukas Enembe belum mengetahui apakah 10% itu didapat dari saham PTFI induk atau 10% didapat dari 51% persen saham PTFI yang sudah dijual kepada pemerintah Indonesia.

“Ini semua masih akan dibahas di Jayapura dalam waktu dekat. Kami belum mengetahui saham yang akan diberikan kepada masyarakat Papua bersumber dari mana. Termasuk presentase saham yang akan diberikan kepada Kabupaten Mimika, sebagai daerah penghasil emas,” kata Lukas, Minggu (18/11).

Baca : Belum Ada Se-Rupiah pun Pembayaran Pembelian Saham PT Freeport

Juru bicara PTFI, Riza Pratama menyebutkan hingga kini pembagian 51 persen divestasi saham perusahaan tambang emas melalui PT Inalum masih terus dibicarakan.

“Ini proses secara terpisah dan saya tidak bisa mendahului pemerintah. Jadi Freeport Indonesia tidak ikut berperan didalamnya dan itu merupakan peran pemerintah, antara Inalum dengan coorporate induk perusahaan kami,” jelas Riza, usai mengikuti pertemuan dengan Menteri BUMN dan Gubernur Papua Lukas Enembe, belum lama ini.

Baca : Ini 12 Tuntutan Dalam Hari Masyarakat Pribumi Internasional

Pemerintah Provinsi Papua membutuhkan dana U$ 5 miliar untuk membeli saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 10%.