Inilah Ringkasan Tahapan Kerja Resolusi Kongres II KNPB

Inilah Ringkasan Tahapan Kerja Resolusi Kongres II KNPB
Pegurus KNPB Papua Barat.
JAYAPURA | Manurut sikap Komite Nasional Papua Barat (KNPB), hanya satu agenda nasional bangsa Papua, yaitu “mobilisasi umum menuju mogok sipil nasional di Papua”.

Papua Merdeka ada di tangan rakyat Papua. Rakyatlah pejuang kemerdekaan, bukan negara-negara dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di luar.

Baca : Victor Yeimo Dilantik Menjadi Dipolmasi Luar Negeri oleh 32 KNPB dan Konsulat Pada Kongres II KNPB, 2018

Rakyat West Papua siapkan diri agar bias menjadi pejuang untuk kemerdekaan Papua Barat. Berjuang dengan sadar, damai dan bermartabat.

Tahap pertama adalah Segera bangun basis ekonomi alternatif menuju mogok sipil mulai dari keluarga, kampung hingga wilayah dan Papua Barat. Kembali hidupkan pangan lokal (buka kebun, ternak dan lain-lain) karena mogok sipil akan mengehentikan segala produk milik kolonial dan kapitalis di Papua.

Tahap kedua adalah segera organisir diri, keluarga dan rakyat di semua basis / sektor hingga wilayah-wilayah di Papua Barat dalam KNPB selaku penanggung jawab Mogok Sipil.

Baca lainnya :
  1. Aktivitas KNPB Lumpuh, Kepemimpinan Victor Yeimo "Panen Darah"
  2. Bayang-bayang Kehancuran, AN: KNPB Bukan Milik Victor Yeimo, Warpo Wetipo, Fero Hubby dkk!
  3. Simion Alua Surabut: Patrick Wenda Lagi DPO, Maka Jangan Jadi Tukang Provkator TPNPB dan TRWP
Tahap ketiga adalah Ikut aktif dalam diskusi, pemberitahuan, seminar, doa atau puasa maupun aksi-aksi sektoral dalam mematangkan koordinasi dan sikap menuju Mogok Nasional yang terpimpin sambil menunggu jadwal Mogok Sipil Nasional.

Keberhasilan mogok sipil adalah ukuran tertinggi dari kesadaran bangsa Papua, sebagai bukti bangsa Papua siap bernegara sendiri tanpa tunduk dibawa kekuasaan kolonial NKRI.

Dari mobilisasi menuju mogok sipil Papua Barat.

Kita Harus Mengakhiri

  • Akhiri Kolonialisme 
  • Akhiri Kapitalisme 
  • Akhiri Militerisme

Manurut sikap Komite Nasional Papua Barat (KNPB), hanya satu agenda nasional bangsa Papua, yaitu “mobilisasi umum menuju mogok sipil nasional di Papua”.