Kedapatan Membawa Amunisi, Anggota KNPB Diamankan Petugas Bandara Timika

Kedapatan Membawa Amunisi, Anggota KNPB diamankan Petugas Bandara Timika
Ruben Wakla sedang menjalani pemeriksaan.
TIMIKA | Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Ruben Wakla terpaksa diamankan aparat keamanan bandara karena kedapatan membawa ratusan amunisi untuk diperjual belikan kepada kelompok TPN – OPM yang dipimpin oleh Sabinus Waker, Senin (10/09/18)

Seorang aktivis KNPB berusia (20) tahun warga asli yahukimo ini rencananya memperjual belikan amunisi kepada kelompok TPN – OPM.

Ruben merupakan seorang pelajar SMA di salah satu sekolah di Yahukimo, dirinya diamankan beserta barang bukti yang dibawanya yakni 153 butir amunisi, 2 Buah Hanphone, 1 buah KTP dan Uang Tunai sebesar RP. 110.000.000 hasil penjualan amunisi dari sindikat penjualan amunisi asal polandia untuk selanjutnya akan dipasok kepada kelompok TPN – OPM.

Perwakilan perlindungan anak Lopianus Fuakubun saat dikonfirmasi tentang seorang pelajar yang membawa amunisi mengatakan hal ini merupakan sebuah eksploitasi kepada generasi papua yang seharusnya dapat memimpin bangsa papua untuk kedepan menjadi lebih baik.

“Ini namanya eksploitasi dan menyangkut pemahaman generasi muda papua yang dimanfaatkan, harus ada tindakan tegas kepada kelompok – kelompok kriminal itu karena yang akan menjadi korban adalah anak – anak papua yang masih polos,” tutur Lopianus.

Bapak Lopianus juga berpesan kepada seluruh siswa mapupun siswi yang ada di seluruh indonesia khususnya di papua jangan mau dengan bujuk rayu orang yang baru dikenal atau diperalat oleh orang yang baru dikenal untuk melakukan tindak kejahatan.

Lopianus juga berpesan kepada orang tua para siswa untuk selalu menjaga anak – anaknya, kejahatan kepada anak – anak saat ini sangat rentan dan mudah terjadi karena mereka sedang mencari jati diri dan panutan untuk dirinya kedepan.

Pelaku sementara masih di amankan aparat keamanan setempat guna penyelidikan lebih lanjut, untuk membongkar sindikan penjualan amunisi asal polandia yang diamankan beberapa waktu lalu.

AGENDA PERJUANGAN (KNPB)

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) telah sepakati agenda revolusi total. Sikap itu telah diputuskan dalam Rapat Pimpinan (RAPIM) KNPB yang ke-8 pada (23/02/2018) di Apalapsili, Yalimo.

Dalam rapat tersebut memutuskan agenda (revolusi total). Isu-isu yang sedang terjadi di saat ini bagian dari agenda Revolusi total yang sudah ditetapkan itu, termasuk pembelian amunis dan senjata.

Baca: Warius Wetipo (Warpo): Gerakan Sipil Kota di Dalam Negeri Harus Mati, Contohnya KNPB